Air Mata Ramadhan

Air Mata Ramadhan

Ramadhan,
Betapa tak sabar hati ini menunggu kehadiranmu
Ku siapkan diri ini untuk menyambutmu
Kusiapkan lisan ini untuk mengisimu dengan ayat-ayat Qur’an
Kusiapkan bibir ini untuk mengisimu dzikir
Kusiapkan tubuhku yang lemah ini agar kuat menahan kenikmatan laparmu
Kusiapkan langkah ini lebih kuat untuk memenuhi panggilan sholat diwaktu-waktumu
Kusiapkan jerih payahku untuk kuinfakkan disetiap hari-harimu
Kusiapkan hati ini untuk ikhlas dan sabar menghadapi setiap masalah
Namun selalu saja…
Ada rasa seolah tak rela di hari-hari terakhirmu
Tak rela begitu cepat kau akan meninggalkan aku

Kini kau benar-benar telah berakhir
Air mata ini tak tahan lagi kubendung
Kubiarkan dia menetes membasahi pipiku
Tanda betapa besar penyesalanku atas kurangnya diri ini memeriahkanmu
Sekuat tenaga dengan amal-amal solehku
Betapa besar penyesalan hati ini telah menyia-nyiakanmu
Betapa tidak…
Lisan ini masih begitu sedikit membaca Ayat-ayat Al-Qur’an
Bibir ini masih sering lupa menyebut Nama Allah
Tubuh yang lapar ini masih sering lemah, membuat kami berat bekerja.
Langkah ini masih sering berat memenuhi panggilan sholat
Harta ini masih sering mendahulukan duniawi daripada infaq di jalan Allah
Hati ini masih sering tak ikhlas beramal
Diri ini masih sering tak kuasa menahan amarah.
Padahal aku tahu, Allah merindukan semua amalanku itu.
Padahal aku tahu Allah menungguku mendapat kemuliaan Ramadhan
Padahal aku tahu Allah hendak memberiku pahal surga…

Astaghfirullahal adzim…
Apa yang telah aku lakukan, Ya Allah?
Betapa hambamu ini telah lalai…
Hamba telah melalaikan satu bulan yang penuh dengan rahmat dan maghfirah-Mu
Sekarang Ramadhan telah usai
Jangan Engkau jemput nyawa ini lebih dulu…
Hamba ingin merasakan kembali nikmatnya ibadah di bulan Ramadhan-Mu.
Hamba rindu mati dalam keadaan bersujud dihadapan-Mu
Dibulan yang mulia itu…
Ketika dosaku telah Engkau ampuni
Ketika seluruh amalanku mampu menyelamatkan diriku dari siksa kubur dan api neraka…
Atau ketika aku syahid berjuang dijalan-Mu
Sungguh, Ya Allah…

13 Syawal 1429H

Cinta yang Salah Terhadap Anak


Ada seorang ibu. Dirinya begitu rajin beribadah. Bukan hanya yang wajib, shalat tahajjud sudah menjadi kebiasaan rutinnya bermunajat kepada Allah Swt. Namun ketika waktu subuh datang anak-a naknya yang telah remaja tidak ada yang dibangunkan untuk shalat subuh. Bahkan dibiarkan lewat waktu subuh begitu saja dengan alasan kasihan kalo anaknya masih ngantuk karena kecapekan mengerjakan tugas sekolahnya.

Hal-hal seperti ini atau yang serupa dengan kasus ini sangatlah banyak. Ketika anak telah masuk usia wajib shalat, sang orang tua tidak tega harus memaksanya shalat, apalagi harus memukulnya. Alasannya beda lagi, “biar nanti kan ngerti-ngerti sendiri”. Ini memang lebih unik. Mungkin tidak usah disuruh sekolah saja sekalian sejak kecil, nanti biar ngerti-ngerti sendiri.

Seringkali orangtua salah mengimplementasikan cintanya kepada Anak. Karena kurangnya ilmu yang dimiliki oleh sang ayah dan ibu menjadikan pola didiknya keliru. Fatalnya, menempatkan kewajiban pendidikan tauhid dan ibadah kepada anak di level yang paling rendah. Perintah Allah Ta’ala mereka pikir hanya untuk dirinya. Bukan untuk anaknya. Anaknya dibiarkan saja menjadi manusia yang terbiasa membangkang terhadap perintah Allah. Jika anak-anak sudah terbiasa membangkang kepada Rabb-nya bisa dipastikan akan membangkang pula terhadap orang tuanya. ‘Cinta’ yang salah kaprah dari orang tuanya akhirnya tidak menghasilkan dampak positif, malah sebaliknya.

Didikan orang tua, terutama ibu sebagai penanggungjawab anak-anaknya dirumah seringkali terpengaruh dampak negatif televisi dalam memperlakukan sang anak. Anak ABG dibiarkan pacaran bebas sliweran masuk kamar. Herannya, sebelum mereka masuk kamar itu sambil ‘permisi’ lebih dulu ke ortunya! Naudzubillah! Kalo seperti ini siap saja menanggung malu kalo anaknya ternyata menghamili atau hamil diluar nikah. Lebih parahnya lagi kalo ternyata nggak pake acara ‘malu’ segala.

Jangan lupa bahwa setiap kita diberi tanggungjawab memimpin. Semua manusia. Semua akan diminta pertanggungjawaban ketika di akhirat kelak atas apa yang dipimpinnya. Seorang ayah, seorang ibu, seorang pembantu, sampai seorang presiden juga diminta pertanggungan jawab. Ketika anak-anak sebagai amanah dari Allah tidak kita didik dengan baik, maka Allah pula yang membalasnya kelak. Setiap perilaku anak yang dikarenakan didikan yang salah dari orangtuanya akan menjadi cambukan terdahsyat bagi orang tunya di neraka. Naudzubillah…

Brand New Muslim Shop House!








Semolo Waru Utara V/11, Komp. YPAC, Surabaya.
Telp. : (031) 5965842, 60738005, 60738006
e-mail :
saimuslim@gmail.com












Belajar Dari Akhlak Ustadz Salafi

Penulis : Abduh Zulfidar Akaha
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar

Awalnya dari buku karangan Imam Samudra, ‘Aku Melawan Teroris’. Lalu ada buku bantahannya yang berjudul ‘Mereka Adalah Teroris’ karangan Ust. Luqman Ba’abduh. Buku ini cukup membuat heboh dunia persilatan…eh,dunia keislaman. Terutama bagi para jamaah-jamaah Islam. Mungkin anda berpikir dari judulnya (Mereka Adalah Teroris) sang penulis menganggap Imam Samudra adalah teroris. Namun ternyata bukan Cuma Imam Samudra, isinya hampir seluruh jamaah Islam kena cap teroris, kafir, ahli bid’ah, fasik, firqoh sesat, dll kecuali jamaahnya dia sendiri. Akhirnya keluarlah buku ‘Siapa Teroris Siapa Khawarij’ karangan Ust. Abduh ZA yang menepis tuduhan-tuduhan tidak berdasar dari penulis buku sebelumnya. Karena melihat urgensinya, Pustaka Al-Kautsar mengadakan bedah buku di berbagai kota di Indonesia. Buku ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para aktivis dakwah. Namun tetap saja Ust. Luqman Baabduh penulis ‘Mereka Adalah Teroris’ nggak puas menuduh jamaah Islam dengan tuduhan yang cukup bikin ‘hot’, beliau menulis buku bantahan lagi berjudul ‘Menebar Dusta Membela Teroris Khawarij’. Nah, baru setelah itu keluar lagi dari ikhwah kita, Ust. Abduh ZA menulis buku yang gambarnya ada di atas itu, ‘Belajar Dari Akhlak Ustadz Salafi’.


Memang kalo disebut nama jamaahnya, ada kata Salafi disana. Namun bukan maksud kami menuduh seluruh orang salafi. Kami sangat yakin pengikut Salafush Shalih yang baik pasti punya akhlak yang mulia, tidak suka menuduh, menghakimi saudaranya sendiri tanpa ilmu. Namun ada sebagian yang mengku Salafi namun hobinya ‘unik’. Sampai kalo antum sendiri membaca bukunya yang ‘Mereka Adalah Teroris’, siap-siap aja mata antum pedas membaca kata-kata kotor yang juga dialamatkan pada ulama-ulama dan mujahid.

Btw, Buku ‘Belajar Dari Akhlak Ustadz Salafi’ adalah buku yang mencoba meluruskan pandangan yang keliru tentang akhlak, terutama para dai yang keras dalam berdakwah. Hampir 90% buku ini isinya tentang dalil dan penjelasannya yang lengkap.

Mossad (Behind every conspiracy)

Penulis : Herry Nurdi
Harga : Rp.45.000,00 (Disc. 20%-30% di media idaman)
Penerbit : Cakrawala Publishing
ukuran : 11 x 18 cm
tebal : 246 halaman

PROLOG
Sudah lebih dari 3 bulan saya mengincar buku ini, karena judulnya yang cukup Provokatif dan topiknya yang saya kira wajib kita ketahui.Karena Harganya yang cukup mahal untuk buku sebesar dan setebal itu.Akhirnya setelah ada anggaran untuk membelinya, jadilah buku ini sebagaiteman dalam kesendirian dan waktu luang. sekali lagi, saya menekankan bahwa buku ini memiliki urgensi yang cukup tinggi, karena minimal kita bisa mengenal siapa-siapa di balik peristiwa2 penting.

PENGANTAR
Penulis mengingatkan kita akan kebobrokan global yang terjadi di negeriini, atau bahkan terjadi di dunia pada umumnya. Mental korup, maraknya fasilitas untuk menyalurkan nafsu, dsb adalah hal terjadi pada masa kita.Penulis mengawali dengan cerita dari Negeri Syria, dimana Israel hampir saja berhasil (lagi) menempatkan agen mossadnya pada pucuk pimpinan negaraSyria. Namun, atas kehendak Allah, konspirasi internasional khas Israeltsb berhasil digagalkan, dan agen tersebut dihukum gantung di Syria.Uniknya, Syria yang kental dengan kultur Islam tersebut bisa terlena konspirasi yang dilakukan Agen Mossad Israel tsb. di sana Agen tersebutmemulai misinya dengan menyamar, kemudian setelah masuk ke birokrasi, kemudian karena kredibilitasnya, maka dia mulai beraksi dengan merusak moral pejabat2 Syria. Maka memberikan opini cukup kuat dari pengantarnya ini, yaitu Jangan2 ini cara Mossad merusak Indonesia?

AGEN2 MOSSAD DI BALIK PERISTIWA
Di dalamnya ditulis berbagai macam peristiwa yang terkait dengan operasi intelejen yang dilakukan oleh agen2 Mossad. di antara2 peristiwa2 itu ialah peristiwa kematian Syaikh Ahmad Yassin dan Lady Di, dramatisasi peristiwa holocaust, Terungkapnya pusat pembuatan senjata nuklir israel,kasus double agent CIA-Mossad oleh Org Yahudi Amerika yang membuat CIA harus mengatur ulang internalnya, sejarah di balik berdirinya negara Singapura, konspirasi 11 September 2001, Pembunuhan terhadap 530 ilmuwannuklir Irak dari 200 universitas, konspirasi bom bali, dan konspirasi2 yang terjadi saat Indonesia masih baru beberapa tahun berdiri.

ZIONISME, ISRAEL, DAN YAHUDI
Di dalam buku ini juga dituliskan pertentangan internal antara orang Yahudi sendiri tentang ide zionisme itu sendiri. Berbagai cara dilakukanIsrael untuk mewujudkan cita2 zionisme, bahkan tidak segan untuk menekannwarganya sendiri. Selain itu juga mereka melakukan taktik "lempar batusembunyi tangan" dimana jika mereka melakukan suatu operasi, maka merekabisa membuat persepsi yang memojokkan orang lain , dan itu banyak dialamatkan pada umat Islam, yang paling menghambat cita2 zionisme.

WARNING UNTUK UMAT ISLAM DAN DUNIA
Di akhir bukunya, penulis memberikan peringatan pada umat Islam dan duniaakan adanya bahaya paling laten ini. Warning terbesar dialamatkan pada umat Islam, karena dianggap paling mungkin untuk mengacaukan rencana zionisme israel. Selain itu, Israel juga tidak segan2 untuk "menghajar" dan merusak negeri2 lain yang punya pengaruh cukup besar dalam peta politik dunia. Dan ironisnya semangat ukhuwah dan persatuan Islam yang tipis membuat bukan tidak mungkin Israel menggunakan umat Islam sendiri untuk menghadang saudaranya yang hendak menggagalkan rencana zionisme dan konspirasi internasional rancangan Israel ini.

PENUTUP
Mungkin ada banyak fakta yang belum terungkap atau sengaja tidak diungkapuntuk kepentingan sesaat yang menyesatkan. Yang pasti pertama, kita harus SADAR bahwa ada konspirasi besar di balik tiap peristiwa2 yang ada. sehingga kita tidak cuek atau diam saja dengan apa yang jelas2 terjadi didepan mata kita. Yang kedua, umat Islam dan umat manusia yang cinta denganperdamaian hendaknya berkolaborasi untuk menghadang konspirasi khas ala Israel ini, karena dampak yang dirasakan tidak hanya dirasakan oleh korbansaja, tapi orang2 di sekitarnya akan merasakan dampak yang tidak kalah parah.
Wallahua'lam bishshowab.Afwan.


Penulis : Dwitama a.k.a. Toni